NATAL
| NATAL | Dec 4, ’08 10:22 PM for everyone |
” Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal “. Yohanes 3 : 16
Natal tentu tidak asing lagi bagi kita, sejak dari Sekolah Minggu kita sudah mendengar bahkan ikut merayakan natal. Natal kita rayakan setiap tahun. Natal mengingatkan kita pada peristiwa 2008 tahun silam di sebuah negeri yang kecil dan sederhana di kota Betlehem.
Lihat……kedatangnnya sangat sederhana, Dia memilih seorang perempuan sederhana untuk mengandung dan melahirkan-Nya. Dan memilih kandang domba yang sederhana sebagai tempat kelahiran-Nya, dengan berbaring di palungan beralaskan jerami dan kain lampin. Begitu sederhana……….. Dia turun dari tahta kemuliaan-Nya, merendahkan diri-Nya jadi sama dengan manusia. Agar kita yang berdosa ini dapat diselamatkan. Peristiwa ini, sungguh luar biasa. Karunia terbesar bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya.
Selamat merayakan natal, Tuhan memberkati
Add a comment 5Desember,2008
BURUNG GARUDA LAMBANG NEGARA KITA
Lambang negara yang kita banggakan, mencengkram sebuah pita yang bertuliskan ” Bhinneka Tunggal Ika “ yang artinya ” berbeda-beda tetapi tetap satu “ . dan di dadanya terdapat 5 lambang dari kelima sila dalam teks Pancasila yang merupakan dasar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Marilah kita sebagai warga negara yang baik dan bertanggungjawab menjunjung tinggi nilai-nilai yang terkandung pada Dasar Negara kita. Supaya kita tidak mudah di porak-porandakan oleh berbagai pengaruh dari dalam maupun dari luar negeri.
Ayo mari kita berjuang bersama-sama, agar tidak sia-sia perjuangan para pahlawan kita.
Sekali bersatu tetap bersatu.
Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh.
Add a comment 12November,2008
Kaitkata: BURUNG GARUDA, LAMBANG NEGARA
Peristiwa 10 November
Peristiwa 10 November merupakan peristiwa sejarah perang antara Indonesia dan Belanda. Pada 1 Maret 1942, tentara Jepang mendarat di Pulau Jawa, dan tujuh hari kemudian, tepatnya, 8 Maret, pemerintah kolonial Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang. Sejak itu, Indonesia diduduki oleh Jepang.
Tiga tahun kemudian, Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu setelah dijatuhkannya bom atom (oleh Amerika Serikat) di Hiroshima dan Nagasaki. Peristiwa itu terjadi pada Agustus 1945. Mengisi kekosongan tersebut, Indonesia kemudian memproklamirkan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. Sebelum dilucuti oleh sekutu, rakyat dan para pejuang Indonesia berupaya melucuti senjata para tentara Jepang. Maka timbullah pertempuran-pertempuran yang memakan korban di banyak daerah. Ketika gerakan untuk melucuti pasukan Jepang sedang berkobar, tanggal 15 September 1945, tentara Inggris mendarat di Jakarta, kemudian mendarat di Surabaya pada 25 Oktober. Tentara Inggris didatangkan ke Indonesia atas keputusan dan atas nama Sekutu, dengan tugas untuk melucuti tentara Jepang, membebaskan para tawanan yang ditahan Jepang, serta memulangkan tentara Jepang ke negerinya. Tetapi, selain itu, tentara Inggris juga membawa misi mengembalikan Indonesia kepada pemerintah Belanda sebagai jajahannya.NICA (Netherlands Indies Civil Administration) pun membonceng. Itulah yang meledakkan kemarahan rakyat Indonesia di mana-mana.
Di Surabaya, dikibarkannya bendera Belanda, Merah-Putih-Biru, di Hotel Yamato, telah melahirkan Insiden Tunjungan, yang menyulut berkobarnya bentrokan-bentrokan bersenjata antara pasukan Inggris dengan badan-badan perjuangan yang dibentuk oleh rakyat. Bentrokan-bentrokan bersenjata dengan tentara Inggris di Surabaya, memuncak dengan terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, (pimpinan tentara Inggris untuk Jawa Timur), pada 30 Oktober.
Setelah terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, penggantinya (Mayor Jenderal Mansergh) mengeluarkan ultimatum yang merupakan penghinaan bagi para pejuang dan rakyat umumnya. Dalam ultimatum itu disebutkan bahwa semua pimpinan dan orang Indonesia yang bersenjata harus melapor dan meletakkan senjatanya di tempat yang ditentukan dan menyerahkan diri dengan mengangkat tangan di atas. Batas ultimatum adalah jam 6.00 pagi tanggal 10 November 1945.
Ultimatum tersebut ditolak oleh Indonesia. Sebab, Republik Indonesia waktu itu sudah berdiri (walaupun baru saja diproklamasikan), dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) sebagai alat negara juga telah dibentuk.
Selain itu, banyak sekali organisasi perjuangan yang telah dibentuk masyarakat, termasuk di kalangan pemuda, mahasiswa dan pelajar. Badan-badan perjuangan itu telah muncul sebagai manifestasi tekad bersama untuk membela republik yang masih muda, untuk melucuti pasukan Jepang, dan untuk menentang masuknya kembali kolonialisme Belanda (yang memboncengi kehadiran tentara Inggris di Indonesia).
Pada 10 November pagi, tentara Inggris mulai melancarkan serangan besar-besaran dan dahsyat sekali, dengan mengerahkan sekitar 30 000 serdadu, 50 pesawat terbang, dan sejumlah besar kapal perang.
Berbagai bagian kota Surabaya dihujani bom, ditembaki secara membabi-buta dengan meriam dari laut dan darat. Ribuan penduduk menjadi korban, banyak yang meninggal dan lebih banyak lagi yang luka-luka. Tetapi, perlawanan pejuang-pejuang juga berkobar di seluruh kota, dengan bantuan yang aktif dari penduduk.
Pihak Inggris menduga bahwa perlawanan rakyat Indonesia di Surabaya bisa ditaklukkan dalam tempo 3 hari saja, dengan mengerahkan persenjataan modern yang lengkap, termasuk pesawat terbang, kapal perang, tank, dan kendaraan lapis baja yang cukup banyak.
Namun di luar dugaan, ternyata para tokoh-tokoh masyarakat yang terdiri dari kalangan ulama’ serta kiyai-kiyai pondok jawa seperti KH. Hasyim Asy’ari, KH. Wahab Hasbullah serta kiyai-kiyai pesantren lainnya mengerahkan santri-santri mereka dan masyarakat umum (pada waktu itu masyarakat tidak begitu patuh kepada pemerintahan tetapi mereka lebih patuh dan taat kepada para kiyai)juga ada pelopor muda seperti bung tomo dan lainnya. sehingga perlawanan itu bisa bertahan lama, berlangsung dari hari ke hari, dan dari minggu ke minggu lainnya. Perlawanan rakyat yang pada awalnya dilakukan secara spontan dan tidak terkoordinasi, makin hari makin teratur. Pertempuran besar-besaran ini memakan waktu sampai sebulan, sebelum seluruh kota jatuh di tangan pihak Inggris.
Peristiwa berdarah di Surabaya ketika itu juga telah menggerakkan perlawanan rakyat di seluruh Indonesia untuk mengusir penjajah dan mempertahankan kemerdekaan. Banyaknya pejuang yang gugur dan rakyat yang menjadi korban ketika itulah yang kemudian dikenang sebagai Hari Pahlawan.
Add a comment 12November,2008
Kaitkata: HARI PAHLAWAN
SEJARAH
Sejarah merupakan salah satu mata pelajaran yang kurang diminati siswa-siswi. Ada apa di balik itu, apa karena belajar sejarah membutuhkan ketekunan membaca ?
Namun setelah saya mengamatinya dan mencoba bertanya pada beberapa siswa-siswi di sekolah tempat saya mengajar, rata-rata mereka menjawab karena malas menghafal, ada juga yang menjawab bahwa sejarah lebih susah dari Matematika, fisika dan Kimia.
Padahal menurut saya belajar sejarah itu sangat menarik. Sebab dengan belajar sejarah kita dapat belajar menanamkan rasa tanggungjawab yang besar terhadap negara yang sama-sama kita cintai ini. Dengan belajar sejarah banyak hal dapat kita ketahui, kita dapat mengenang peristiwa-peristiwa yang sudah dilupakan oleh orang lain.
Wahai saudara-saudaraku, sebangsa dan setanah air, marilah kita sama-sama belajar bertanggungjawab untuk bangsa dan negara kita, bahu-membahu untuk membangun negeri tercinta. Di pundak kitalah terdapat masa depan bangsa.
Marilah tinggalkan ambisimu, pusatkan perhatianmu untuk kemajuan negerimu, bangunlah wahai kamu yang tertidur, bangkitlah wahai kamu yang termenung, saatnya kini untuk maju bersama-sama, bergandengan tangan demi Nusa dan Bangsa.
Sebentar lagi kita akan melaksanakan Pemilihan Umum, pilihlah wakil-wakil rakyat yang benar-benar mendahulukan kepentingan rakyat dari pada kepentingan pribadi dan keluarganya.
Nasib bangsa berada di tangan kita semua, lalkukanlah yang terbaik, pilihlah yang berkualitas bukan kwantitas.
Terima Kasih
Add a comment 31Oktober,2008
Kaitkata: BANGKITLAH, Bangkitlah Bangsaku dan Renungkanlah
SILABUS DAN RPP SEJARAH
- Sejarah Kelas 10, Kelas 11 IPS, Kelas 12 IPS
Add a comment 21Oktober,2008
Kaitkata: SILABUS DAN RPP SEJARAH
Logika Batu dan Logika Air
Logika Batu :
” Dua batu ditambah dua batu otomatis hasilnya empat batu. Keempat batu ini tidak dapat bersatu tanpa bantuan bahan lain seperti semen “.
Logika Air :
” Dua unit air ditambah dua unit air hasilnya tetap menyatu menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan “.
Marilah kita memutuskan segala sesuatunya dalam hidup berdasarkan Logika Air.
Add a comment 21Oktober,2008
Kaitkata: kita